IIGF
Peran Stakeholders dan Strategi Pengelolaan Sampah Perkotaan: Studi Kasus TPST Regional Piyungan
Chapter 8

Peran Stakeholders dan Strategi Pengelolaan Sampah Perkotaan: Studi Kasus TPST Regional Piyungan

Kondisi “darurat sampah” yang dialami Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta, khususnya di Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Regional Piyungan, mencerminkan pentingnya perbaikan sistem pengelolaan sampah secara menyeluruh dari hulu ke hilir. Permasalahan yang dihadapi mencakup tumpukan sampah yang melebihi kapasitas, keterbatasan lahan, tidak berfungsinya instalasi pengolahan limbah, serta lemahnya koordinasi antarinstansi dan pemangku kepentingan. Meskipun berbagai kebijakan telah diterbitkan, implementasi kebijakan-kebijakan tersebut masih belum optimal karena lemahnya partisipasi masyarakat, tidak konsistennya pemilahan sampah dari sumber, serta minimnya data yang akurat. Artikel ini merekomendasikan sejumlah strategi perbaikan pengelolaan sampah, antara lain: optimalisasi peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) dan Bank Sampah, penetapan sistem retribusi (tipping fee) yang lebih adil dan berbasis data, serta penerapan teknologi yang sesuai karakteristik lokal. Di sisi lain, skema pembiayaan inovatif seperti Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) dapat menjadi alternatif solusi, dengan prasyarat utama adanya kejelasan tanggung jawab, pembagian risiko yang proporsional, dan Rencana Induk Pengelolaan Sampah yang terukur. Koordinasi lintas sektor dan pelibatan aktif seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) sangat penting untuk menciptakan sistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan berorientasi pada pelayanan publik.

Pertama diterbitkan: 31 Agustus 2025
Penulis:
Rochim Bakti Cahyono
Wiratni
Sri Puji Saraswati
Lihat Semua Penulis
Halaman:
104 s.d 120
Kutipan (APA):
Cahyono, R. B., Wiratni, Saraswati, S. P., & Sarto. (2024). Peran stakeholders dan strategi pengelolaan sampah perkotaan: Studi kasus TPST Regional Piyungan. Dalam R. Widianingrum, A. Andar, A. A. Fatah, R. M. Iqbal, I. Dayana, R. F. Zahro, A. S. Winansyah, & R. Handayani (Ed.), Kompendium rekomendasi kebijakan infrastruktur: Kajian berbasis studi kasus (Indonesia Infrastructure Roundtable 13–24) (hlm. 104–120). PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero). https://doi.org/10.35166/iigf.9786027222786.08
Maximize
140 Jumlah Artikel Dilihat
Unduh
Peran Stakeholders dan Strategi Pengelolaan Sampah Perkotaan: Studi Kasus TPST Regional Piyungan
PDF File. 498 KB 0 Unduh
Registrasi Untuk Unduh

Chapters Lainnya

  • Chapter 1 : Mewujudkan Bandar Udara Internasional sebagai The World’s Centre of Airport City: Studi Kasus Bandara Sultan Hasanuddin Makassar
  • Chapter 2 : Kajian Risiko Kondisi Jalan Akses terhadap Kinerja Pengusahaan Jalan Tol: Studi Kasus PJT Pandaan-Malang
  • Chapter 3 : Mitigasi Risiko Kompetisi dalam Investasi Jalan Tol: Studi Kasus PJT Manado-Bitung
  • Chapter 4 : Dampak Sosial dan Mitigasi Pembangunan Angkutan Umum Massal di Perkotaan: Studi Kasus LRT Kota Medan
  • Chapter 5 : Peluang Investasi pada Infrastruktur Pendidikan Tinggi Vokasi: Studi Kasus Politeknik Negeri Batam
  • Chapter 6 : Alokasi Risiko Investasi pada Proyek Pembangunan Rumah Sakit Pendidikan: Studi Kasus Proyek RSPTN Udayana
  • Chapter 7 : Prospek Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha untuk Penyediaan Infrastruktur: Studi Kasus Apartemen Rakyat Kota Bandung
  • Chapter 9 : Strategi Kebijakan KPBU untuk Infrastruktur Perguruan Tinggi: Studi Kasus Rumah Sakit Pendidikan Universitas Padjadjaran
  • Chapter 10 : Keberlanjutan (Sustainability) dalam Jaringan Perdagangan Internasional: Studi Kasus Ambon New Port
  • Chapter 11 : Promoting Resilient Infrastructure and Public-Private Partnerships: A Special Issue for G20 Forum Meeting
  • Chapter 12 : Peluang dan Tantangan Pengembangan Proyek Penerangan Jalan Umum (PJU) melalui Skema KPBU: Studi Kasus Proyek PJU Kota Samarinda
KOMPENDIUM REKOMENDASI KEBIJAKAN INFRASTRUKTUR Kajian Berbasis Studi Kasus Indonesia Infrastructure Roundtable (IIR) 13 - 24
Books

KOMPENDIUM REKOMENDASI KEBIJAKAN INFRASTRUKTUR Kajian Berbasis Studi Kasus Indonesia Infrastructure Roundtable (IIR) 13 - 24

Ditulis oleh IIGF Institute, University Network for Indonesia Infrastructure Development (UNIID)