IIGF
Peluang Investasi pada Infrastruktur Pendidikan Tinggi Vokasi: Studi Kasus Politeknik Negeri Batam
Chapter 5

Peluang Investasi pada Infrastruktur Pendidikan Tinggi Vokasi: Studi Kasus Politeknik Negeri Batam

Investasi pada infrastruktur pendidikan tinggi vokasi, seperti yang direncanakan oleh Politeknik Negeri Batam (Polibatam), merupakan bentuk investasi sosial yang strategis untuk menyiapkan tenaga kerja terampil berlisensi guna mendukung kebutuhan industri nasional, khususnya di kawasan Batam yang memiliki posisi geografis dan potensi ekonomi strategis. Artikel ini menunjukkan bahwa meskipun nilai manfaat ekonomi secara kuantitatif tampak lebih rendah dari total biaya, manfaat sosial, kultural, dan politik dari investasi pada infrastruktur pendidikan tinggi vokasi sangat signifikan. Untuk menarik minat investor, Polibatam perlu mengidentifikasi investor strategis, mengeksplorasi sumber pendapatan (revenue stream) dari seluruh fasilitas dan layanan pendidikan, serta menyusun proyeksi risiko dari berbagai pemangku kepentingan dengan alokasi dan mitigasi yang tepat. Salah satu kekuatan utama Polibatam adalah pengembangan klaster bisnis aviasi melalui hanggar Maintenance Repair Overhole (MRO) dan program teknisi pesawat berlisensi Approved Maintenance Training Organization (AMTO) yang memiliki prospek tinggi mengingat pertumbuhan industri penerbangan di Indonesia. Artikel ini juga menekankan pentingnya dukungan fiskal dan regulasi dari pemerintah untuk menjadikan Batam sebagai kawasan industri MRO di wilayah barat Indonesia. Dengan skema KPBU yang tepat dan standar infrastruktur bertaraf internasional, Polibatam dapat menarik minat investasi sekaligus memperkuat daya saing pendidikan vokasi di tingkat nasional maupun internasional.

Pertama diterbitkan: 31 Agustus 2025
Penulis:
Muslim Ansori
Halaman:
54 s.d 65
Kutipan (APA):
Ansori, M. (2024). Peluang investasi pada infrastruktur pendidikan tinggi vokasi: Studi kasus Politeknik Negeri Batam. Dalam R. Widianingrum, A. Andar, A. A. Fatah, R. M. Iqbal, I. Dayana, R. F. Zahro, A. S. Winansyah, & R. Handayani (Ed.), Kompendium rekomendasi kebijakan infrastruktur: Kajian berbasis studi kasus (Indonesia Infrastructure Roundtable 13–24) (hlm. 54–65). PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero). https://doi.org/10.35166/iigf.9786027222786.05
Maximize
215 Jumlah Artikel Dilihat
Unduh
Peluang Investasi pada Infrastruktur Pendidikan Tinggi Vokasi: Studi Kasus Politeknik Negeri Batam
PDF File. 705 KB 0 Unduh
Registrasi Untuk Unduh

Chapters Lainnya

  • Chapter 1 : Mewujudkan Bandar Udara Internasional sebagai The World’s Centre of Airport City: Studi Kasus Bandara Sultan Hasanuddin Makassar
  • Chapter 2 : Kajian Risiko Kondisi Jalan Akses terhadap Kinerja Pengusahaan Jalan Tol: Studi Kasus PJT Pandaan-Malang
  • Chapter 3 : Mitigasi Risiko Kompetisi dalam Investasi Jalan Tol: Studi Kasus PJT Manado-Bitung
  • Chapter 4 : Dampak Sosial dan Mitigasi Pembangunan Angkutan Umum Massal di Perkotaan: Studi Kasus LRT Kota Medan
  • Chapter 6 : Alokasi Risiko Investasi pada Proyek Pembangunan Rumah Sakit Pendidikan: Studi Kasus Proyek RSPTN Udayana
  • Chapter 7 : Prospek Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha untuk Penyediaan Infrastruktur: Studi Kasus Apartemen Rakyat Kota Bandung
  • Chapter 8 : Peran Stakeholders dan Strategi Pengelolaan Sampah Perkotaan: Studi Kasus TPST Regional Piyungan
  • Chapter 9 : Strategi Kebijakan KPBU untuk Infrastruktur Perguruan Tinggi: Studi Kasus Rumah Sakit Pendidikan Universitas Padjadjaran
  • Chapter 10 : Keberlanjutan (Sustainability) dalam Jaringan Perdagangan Internasional: Studi Kasus Ambon New Port
  • Chapter 11 : Promoting Resilient Infrastructure and Public-Private Partnerships: A Special Issue for G20 Forum Meeting
  • Chapter 12 : Peluang dan Tantangan Pengembangan Proyek Penerangan Jalan Umum (PJU) melalui Skema KPBU: Studi Kasus Proyek PJU Kota Samarinda
KOMPENDIUM REKOMENDASI KEBIJAKAN INFRASTRUKTUR Kajian Berbasis Studi Kasus Indonesia Infrastructure Roundtable (IIR) 13 - 24
Books

KOMPENDIUM REKOMENDASI KEBIJAKAN INFRASTRUKTUR Kajian Berbasis Studi Kasus Indonesia Infrastructure Roundtable (IIR) 13 - 24

Ditulis oleh IIGF Institute, University Network for Indonesia Infrastructure Development (UNIID)