IIGF
Mewujudkan Bandar Udara Internasional sebagai The World’s Centre of Airport City: Studi Kasus Bandara Sultan Hasanuddin Makassar
Chapter 1

Mewujudkan Bandar Udara Internasional sebagai The World’s Centre of Airport City: Studi Kasus Bandara Sultan Hasanuddin Makassar

Pesatnya pertumbuhan sektor transportasi udara menuntut perencanaan bandara yang berorientasi jangka panjang dan futuristik. Pada kasus Bandara Internasional Sultan Hasanuddin di Makassar, airport yang menjadi pintu gerbang Kawasan Timur Indonesia tersebut telah melampaui kapasitas idealnya sehingga membutuhkan pengembangan yang cukup signifikan – misalnya melalui konsep Airport City. Pengembangan kawasan bandara ini mencakup pembangunan terpadu seluas 2.000 hektar dengan kebutuhan investasi sekitar Rp12 triliun, guna mendukung target kapasitas hingga 50 juta penumpang per tahun pada 2030. Karena keterbatasan dana pemerintah, skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) menjadi alternatif pembiayaan yang paling realistis. Upaya untuk merealisasikan proyek Airport City ini membutuhkan sinergi tiga aspek utama: pertama, penguatan komitmen, koordinasi, dan komunikasi antarpemangku kepentingan; kedua, penyusunan dan harmonisasi regulasi serta kebijakan lintas sektor; dan ketiga, percepatan proses perizinan dari berbagai instansi terkait. Pemerintah perlu menginisiasi regulasi khusus, seperti Peraturan Presiden, guna mempercepat implementasi dan menarik minat investor. Dengan letak geografis yang strategis serta peran vitalnya dalam jaringan transportasi nasional, pengembangan Bandara Internasional Sultan Hasanuddin menjadi Airport City berpotensi memperkuat daya saing ekonomi, membuka peluang konektivitas global, dan menjadikannya simpul pertumbuhan baru yang mampu mendorong Indonesia sebagai pemain utama dalam sistem perdagangan dan pariwisata internasional.

First Published: 31 Agustus 2025
Author:
Sakti Adji Adisasmita
Muh. Isran Ramli
Sakka Pati
Pages:
2 s.d 14
Citation (APA):
Adisasmita, S. A., Ramli, M. I., & Pati, S. (2024). Mewujudkan bandar udara internasional sebagai the world’s centre of airport city: Studi kasus Bandara Sultan Hasanuddin Makassar. Dalam R. Widianingrum, A. Andar, A. A. Fatah, R. M. Iqbal, I. Dayana, R. F. Zahro, A. S. Winansyah, & R. Handayani (Ed.), Kompendium rekomendasi kebijakan infrastruktur: Kajian berbasis studi kasus (Indonesia Infrastructure Roundtable 13–24) (hlm. 2–14). PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero). https://doi.org/10.35166/iigf.9786027222786.01
Maximize
302 Article Viewed
Download
Mewujudkan Bandar Udara Internasional sebagai The World’s Centre of Airport City: Studi Kasus Bandara Sultan Hasanuddin Makassar
PDF File. 965 KB 1 Download
Register To Download

Other Chapters

  • Chapter 2 : Kajian Risiko Kondisi Jalan Akses terhadap Kinerja Pengusahaan Jalan Tol: Studi Kasus PJT Pandaan-Malang
  • Chapter 3 : Mitigasi Risiko Kompetisi dalam Investasi Jalan Tol: Studi Kasus PJT Manado-Bitung
  • Chapter 4 : Dampak Sosial dan Mitigasi Pembangunan Angkutan Umum Massal di Perkotaan: Studi Kasus LRT Kota Medan
  • Chapter 5 : Peluang Investasi pada Infrastruktur Pendidikan Tinggi Vokasi: Studi Kasus Politeknik Negeri Batam
  • Chapter 6 : Alokasi Risiko Investasi pada Proyek Pembangunan Rumah Sakit Pendidikan: Studi Kasus Proyek RSPTN Udayana
  • Chapter 7 : Prospek Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha untuk Penyediaan Infrastruktur: Studi Kasus Apartemen Rakyat Kota Bandung
  • Chapter 8 : Peran Stakeholders dan Strategi Pengelolaan Sampah Perkotaan: Studi Kasus TPST Regional Piyungan
  • Chapter 9 : Strategi Kebijakan KPBU untuk Infrastruktur Perguruan Tinggi: Studi Kasus Rumah Sakit Pendidikan Universitas Padjadjaran
  • Chapter 10 : Keberlanjutan (Sustainability) dalam Jaringan Perdagangan Internasional: Studi Kasus Ambon New Port
  • Chapter 11 : Promoting Resilient Infrastructure and Public-Private Partnerships: A Special Issue for G20 Forum Meeting
  • Chapter 12 : Peluang dan Tantangan Pengembangan Proyek Penerangan Jalan Umum (PJU) melalui Skema KPBU: Studi Kasus Proyek PJU Kota Samarinda
KOMPENDIUM REKOMENDASI KEBIJAKAN INFRASTRUKTUR Kajian Berbasis Studi Kasus Indonesia Infrastructure Roundtable (IIR) 13-24
Books

KOMPENDIUM REKOMENDASI KEBIJAKAN INFRASTRUKTUR Kajian Berbasis Studi Kasus Indonesia Infrastructure Roundtable (IIR) 13-24

Author by IIGF Institute, University Network for Indonesia Infrastructure Development (UNIID)